Komunitas Peduli Lingkungan Hidup akan Hijaukan Masjid se Kota Tasikmalaya dengan Tanam 2.000 Pohon    •     Kpw BI Tasikmalaya dan Pemkab Ciamis Perkuat Ekonomi Syariah dan UMKM Halal lewat  JAZIRAH x CCE 2026    •     Gelar Kelulusan, Kepala Madrasah MTSs Riyadlurohmah Berpesan Jaga Nama Baik Diri, Keluarga dan Almamater    •     Sukses Bangun Citra Tanggung Jawab Sosial, JNE Raih Indonesia CSR Brand Equity Awards 2026    •     OJK Tasikmalaya Ajak Organisasi Kepemudaan Waspadai Judol dan Pinjol Ilegal    •     Berdayakan Peternak Lokal, OJK Tasikmalaya Gulirkan Program BEREHAN    •     Pererat Silaturahmi Alumni SMANDA Angkatan 99 Melalui Reuni Perak +2    •     KPU Kota Tasikmalaya bersama Pemkab Tasikmalaya Sepakati Penggunaan Asset Pemda Tanpa Biaya Sewa    •     Perkuat Organisasi, MPC PP Kota Tasikmalaya Gelar Konsolidasi dengan PAC    •     Aksi Sosial Akbar Lintas Sektor Ciptakan Kebahagian Ribuan Warga Tasikmalaya    •     Penyakit Masyarakat Masih Marak, AMT Nilai Satpol-PP Kota Tasikmalaya Mati Suri    •     Karang Taruna Kabupaten Tasikmalaya Sembelih Sapi Kurban, Wujud Syukur Atas Nikmat Sehat    •     Peringati Hari Kebangkitan Nasional, Kodim 0612/Tasikmalaya Bersama OJK Deklarasi Tolak Judi Online dan Aktivitas Keuangan Ilegal    •     Disnaker Kota Tasikmalaya Dukung Penuh Sertifikasi Kompetensi Memasak Bagi Relawan MBG    •     Buah Konsistensi, Mohamad Feriadi Soeprapto Raih Indonesia Best 50 CEO Awards 2026    •    
Daerah

12 Orang Terjaring Operasi Pekat di Siang Hari, 1 Orang Mengidap Sipilis

×

12 Orang Terjaring Operasi Pekat di Siang Hari, 1 Orang Mengidap Sipilis

Sebarkan artikel ini

Tasikmalaya, intiraya.com | Aparat gabungan dari Polsek Mangkubumi, koramil kawalu, pol PP,  dan forum ulama Mangkubumi mengelar operasi penyakit masyarakat dengan sasaran sejumlah hotel esek esek di sekitar kecamatan Mangkubumi Kota Tasikmalaya, Jumat (08/11/24).

Dari hasil razia tersebut, petugas berhasil menciduk pasangan non muhrin di sebuah kamar hotel melati dan 10 orang di kos kosan di bilangan jl. Letjen Mashudi Kota Tasikmalaya.

Ke 12 pasangan mesum inipun langsung di bawa ke mapolsek Mangkubumi untuk dilakukan pendataan oleh petugas.

Yang mencengangkan adalah satu orang yang diduga penjaja seks melalui jaringan michat mengidap penyakit gonorhoe atau spilis, berdasarkan pemeriksaan kesehatan oleh petugas medis dari Puskesmas Mangkubumi.

Kepada media ketua Forum ulama Mangkubumi, KH. Muhamad Yanyan Albayani menegaskan bahwa pihaknya merasa miris mendengar dan melihat langsung kemaksiatan yang dilakukan di siang bolong di hari Jum’at oleh para pelaku.

“Kami beserta petugas gabungan TNI polri dan pol pp kecamatan Mangkubumi berhasil menciduk pasangan non muhrim di sejumlah hotel melati dan kos kosan esek esek,” ujarnya.

Hal tersebut menurutnya dalam rangka mengawal penegakan perda Tata Nilai di Kota Tasik.

“Tentu tugas kami adalah membina mereka dan membimbing mereka agar bertobat dan kembali ke jalan yang benar, semntara jika ada pelanggaran admisitratif ataupun pidana saya serahlan kepada pihak kepolisian,” tambahnya.

Ustad Yanyan juga menegaskan bahwa benar ada salah satu orang pelaku asusila tersebut dengan jasa michat mengidap penyakit kotoran kemaluan atau sipilis.

“Ya hasil laporan paramedis, satu orang perempuan positif mengidap penyakit sipilis,” pungkasnya. (Dzm)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *