Komunitas Peduli Lingkungan Hidup akan Hijaukan Masjid se Kota Tasikmalaya dengan Tanam 2.000 Pohon    •     Kpw BI Tasikmalaya dan Pemkab Ciamis Perkuat Ekonomi Syariah dan UMKM Halal lewat  JAZIRAH x CCE 2026    •     Gelar Kelulusan, Kepala Madrasah MTSs Riyadlurohmah Berpesan Jaga Nama Baik Diri, Keluarga dan Almamater    •     Sukses Bangun Citra Tanggung Jawab Sosial, JNE Raih Indonesia CSR Brand Equity Awards 2026    •     OJK Tasikmalaya Ajak Organisasi Kepemudaan Waspadai Judol dan Pinjol Ilegal    •     Berdayakan Peternak Lokal, OJK Tasikmalaya Gulirkan Program BEREHAN    •     Pererat Silaturahmi Alumni SMANDA Angkatan 99 Melalui Reuni Perak +2    •     KPU Kota Tasikmalaya bersama Pemkab Tasikmalaya Sepakati Penggunaan Asset Pemda Tanpa Biaya Sewa    •     Perkuat Organisasi, MPC PP Kota Tasikmalaya Gelar Konsolidasi dengan PAC    •     Aksi Sosial Akbar Lintas Sektor Ciptakan Kebahagian Ribuan Warga Tasikmalaya    •     Penyakit Masyarakat Masih Marak, AMT Nilai Satpol-PP Kota Tasikmalaya Mati Suri    •     Karang Taruna Kabupaten Tasikmalaya Sembelih Sapi Kurban, Wujud Syukur Atas Nikmat Sehat    •     Peringati Hari Kebangkitan Nasional, Kodim 0612/Tasikmalaya Bersama OJK Deklarasi Tolak Judi Online dan Aktivitas Keuangan Ilegal    •     Disnaker Kota Tasikmalaya Dukung Penuh Sertifikasi Kompetensi Memasak Bagi Relawan MBG    •     Buah Konsistensi, Mohamad Feriadi Soeprapto Raih Indonesia Best 50 CEO Awards 2026    •    
Ekonomi

Kelurahan Kahuripan Wakili Tasikmalaya dalam Lomba Kelurahan Cantik Tingkat Nasional

×

Kelurahan Kahuripan Wakili Tasikmalaya dalam Lomba Kelurahan Cantik Tingkat Nasional

Sebarkan artikel ini

Tasikmalaya, desak.id/ | Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Tasikmalaya secara resmi meluncurkan program “Kelurahan Cantik” (Cinta Statistik) di Kelurahan Kahuripan, Kecamatan Tawang, Rabu 04 Juni 2025.

Kelurahan Kahuripan terpilih sebagai perwakilan dari Kota Tasikmalaya untuk mengikuti lomba kelurahan Cantik di tingkat nasional.

Ketua Tim Penanggung Jawab Program, Nandan Rayes Nandanu, menyampaikan bahwa program Kelurahan Cantik bertujuan untuk meningkatkan literasi dan pemahaman masyarakat terhadap data dan statistik.

“Kelurahan Cantik itu singkatan dari Kelurahan Cinta Statistik. Tujuannya adalah meningkatkan literasi statistik di kalangan aparatur pemerintah, mulai dari kelurahan, RW, kader, hingga masyarakat luas. Harapannya mereka tidak hanya paham data, tapi juga bisa menggunakannya dalam perencanaan dan inovasi,” jelas Nandan.

Salah satu target program ini terang Nandan, yakni mendorong kelurahan agar mampu menyusun dan memiliki basis data yang kuat, termasuk data UMKM dan hunian kos-kosan maupun kontrakan.

Data tersebut jelasnya, nantinya diharapkan bisa digunakan untuk publikasi dan perumusan kebijakan berbasis data.

“Tahun ini, Kelurahan Kahuripan kami fokuskan untuk mewakili Kota Tasikmalaya. Publikasi utama diarahkan pada data UMKM, sejalan dengan visi misi Wali Kota dalam penguatan ekonomi lokal kewilayahan,” lanjutnya.

Program ini tidak bersifat seremonial semata, tetapi dirancang untuk berkelanjutan. Melalui sinergi antara aparatur kelurahan, RT/RW, dan elemen masyarakat setempat, Nandan menyebut bahwa data-data yang dimiliki Kelurahan Kahuripan telah masuk dalam kategori bagus.

“Kelurahan Kahuripan ini juga dikenal dengan prestasinya, baik di tingkat kota maupun provinsi. Ini menjadi nilai tambah untuk mewakili Tasikmalaya di ajang nasional,” katanya.

Sementara itu, Camat Kecamatan Tawang, Boedi Santosa, mengaku bangga atas ditunjuknya Kelurahan Kahuripan sebagai perwakilan program Kelurahan Cantik.

“Alhamdulillah, Kelurahan Kahuripan menjadi salah satu dari lima kelurahan di Kecamatan Tawang yang dipilih BPS setiap tahun. Harapannya, program ini bisa berdampak nyata, seperti penataan data UMKM dan kos-kosan, yang nantinya bisa berkontribusi pada PAD Kota Tasikmalaya,” ujar Boedi.

Menurutnya, penguatan data UMKM dan hunian ini memiliki potensi ekonomi besar, termasuk dalam pengurangan pengangguran dan kemiskinan.

Anggota DPRD Kota Tasikmalaya, Riko Restu Wijaya, turut memberikan apresiasi atas peluncuran program tersebut. Ia menilai bahwa program Kelurahan Cantik bisa menjadi model bagi kelurahan lain.

“Program ini sudah dilegitimasi oleh Wali Kota saat apel hari Senin lalu. Ini langkah baik, Kelurahan Kahuripan sangat layak jadi contoh dan bisa bersaing di tingkat nasional. Harapannya, kelurahan lain bisa meniru langkah ini,” ucapnya.

Riko juga mengungkapkan bahwa telah dibentuk satuan tugas (satgas) atau panitia khusus (pansus) dari BPS untuk mendata wilayah-wilayah kelurahan, khususnya sektor UMKM, guna mendorong pertumbuhan ekonomi lokal yang berbasis data. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *