Desak.id | Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kota Tasikmalaya menggelar forum diskusi dan seminar ideologi bertajuk “Reaktualisasi Pemikiran Bung Karno dalam Dinamika Geopolitik Global”, Sabtu 27 Juni 2026.
Acara yang berlangsung di Kantor DPC PDI-P Kota Tasikmalaya ini, diikuti para mahasiswa dari enam Universitas yang ada di Tasikmalaya.
Ketua DPC PDIP Kota Tasikmalaya, H Dodo Rosada, mengatakan, acara tersebut bertujuan untuk menyegarkan kembali gagasan strategis Presiden Pertama RI, Sukarno, di tengah situasi dunia yang serba tidak pasti.
Dodo mengatakan, gagasan-gagasan Bung Karno bukanlah arsip sejarah yang usang, melainkan sebuah kompas strategis yang masih sangat relevan untuk membaca peta konflik internasional saat ini.
“Bung Karno mengajarkan kita bahwa geopolitik Indonesia harus selalu berpihak pada keadilan dunia dan tegas menolak segala bentuk penjajahan,” ujar Dodo Rosada.
Dodo melanjutkan, saat ini, dunia tengah dihadapkan pada badai ketegangan wilayah yang intens, mulai dari pergolakan di Timur Tengah hingga persaingan sengit antar-negara kekuatan besar.
Menanggapi fenomena ini, PDI Perjuangan menilai prinsip To Build the World Anew (Membangun Dunia Kembali) yang pernah dicetuskan Bung Karno perlu dihidupkan lagi secara nyata.
“Melalui seminar ini, ada beberapa poin penting yang ditekankan untuk menghadapi tantangan global menjadikan konsep politik luar negeri warisan pendiri bangsa sebagai modal utama Indonesia untuk tampil sebagai mediator perdamaian dunia,” tambahnya.
Pihaknya pun mengajak seluruh kader partai untuk memperkuat literasi dan pemahaman sejarah. Serta memastikan struktur partai di tingkat cabang mampu mengedukasi warga mengenai posisi strategis dan pentingnya peran Indonesia di panggung internasional.
Melalui reaktualisasi ini, PDI Perjuangan Kota Tasikmalaya berharap para kader tidak hanya melek politik lokal, tetapi juga mampu berpikir global dalam mengawal kedaulatan bangsa. (***)

