Close Menu
desakdesak
  • Ocehan
  • Pop
  • Curhat
  • Sosok

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Perkuat Kurir Instan, Roket Indonesia JNE Gandeng Everpro Integrasikan WhatsApp Business & CRM

September 25, 2026

32 Paralegal Kelurahan Resmi Diakui Kemenkum: Bantuan Hukum Gratis Buat Warga Kecil, Selesaikan Masalah Sebelum Ke Polsek

September 24, 2026

Penataan Kawasan Dadaha Kena Sembur DPRD: Konsepnya Bagus, Tapi Kenapa Telat Sosialisasi?

September 24, 2026
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram
desakdesak
๐Ÿ“ Kirim Tulisan
  • Ocehan
  • Pop
  • Curhat
  • Sosok
desakdesak
๐Ÿ“
  • Ocehan
  • Pop
  • Curhat
  • Sosok
Beranda ยป Kepler Sianturi Desak Pemkot Tasikmalaya Segera Rampungkan Penyesuaian Luas Lahan LP2B
Arsip

Kepler Sianturi Desak Pemkot Tasikmalaya Segera Rampungkan Penyesuaian Luas Lahan LP2B

Sopyan SaoriBy Sopyan SaoriJuli 24, 2026Updated:September 13, 2026Tidak ada komentar2 Mins Read
Share Facebook Pinterest Twitter LinkedIn Tumblr Email Bluesky
Soroti Kebijakan Pelimpahan Pengelolaan Parkir, DPRD Pesimis Capai Target
Soroti Kebijakan Pelimpahan Pengelolaan Parkir, DPRD Pesimis Capai Target
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email Copy Link

Desak.id | Anggota Komisi II DPRD Kota Tasikmalaya, Kepler Sianturi mendesak Rencana Pemerintah Kota (Pemkot) Tasikmalaya untuk menyesuaikan luas Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B) untuk segera direalisasikan.

Menurutnya, langkah ini dinilai krusial guna menekan potensi hilangnya lahan sawah produktif di tengah pesatnya pembangunan perkotaan.

Penyesuaian LP2B tersebut rencananya akan diintegrasikan dalam revisi Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) serta Rencana Detail Tata Ruang (RDTR).

Ia menegaskan pentingnya percepatan proses ini. Namun, ia juga mengingatkan agar kajian yang dilakukan tidak asal-asalan demi mencegah berlanjutnya alih fungsi lahan.

“Penyesuaian peraturan ini harus segera diselesaikan. Jangan sampai terlalu lama karena bisa jadi lahannya sudah habis digunakan untuk pembangunan,” tegasnya.

Kawasan Produktif Mulai Tergerus Pembangunan

Menurut Kepler, maraknya alih fungsi lahan saat ini sudah mengancam sejumlah kawasan pertanian produktif di Kota Tasikmalaya.

Beberapa wilayah yang menjadi perhatian serius antara lain Kawasan Tawang dan Koridor Jalan Mashudi (Kecamatan Cibeureum).

Kedua wilayah tersebut dinilai masih sangat produktif dan seharusnya dilindungi melalui kebijakan LP2B yang presisi agar fungsi agrarisnya tidak lenyap.

Penyesuaian Berdasarkan Regulasi Pusat

Langkah penyesuaian LP2B ini mengacu pada regulasi terbaru dari pemerintah pusat tertuang dalam Surat Edaran Bersama Menteri ATR/BPN dan Menteri Dalam Negeri yang mengatur proyeksi luas LP2B sebesar 87% dari total luas baku sawah di tiap daerah.

Status Angka LP2B Kota Tasikmalaya Luas / Acuan Saat Ini (Perda Eksisting) 855,39 Hektare Proyeksi Regulasi Baru~87% dari Luas Baku Sawah Menjaga Keseimbangan Pembangunan & Ketahanan Pangan

Kepler memungkasi bahwa penetapan LP2B bukan sekadar formalitas angka, melainkan instrumen strategis. Pemkot Tasikmalaya dituntut cermat dalam menyeimbangkan antara perlindungan lahan pangan dan arah ekspansi tata ruang kota.

“Jangan sampai ambisi pembangunan daerah justru mengorbankan ketahanan pangan di masa depan,” tegasnya. (***)

Add as Preferred on Google Follow on Google News Follow on Flipboard
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleIstimewa, peringatan HAN 2026 di Kabupaten Tasikmalaya dihadiri tokoh nasional
Next Article Puncak Penghargaan JNE Content Competition 2026, 77 Pemenang Terpilih Diumumkan
Sopyan Saori
  • Website

Owner Khanzaar

Related Posts

Kejurdo V BKC digelar di Tasikmalaya, ajang penjaringan Kejurnas 2027

September 12, 2026

Warga Jalan Gubernur Suaka kompak gelar ronda malam dan edukasi pemuda

September 12, 2026

Aksi Berandalan Motor Semakin Brutal, kendaraaan ustad pun tak luput dari sasaran, polisi diharapkan perlu lebih tegas

September 11, 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Seedbacklink
Top Posts

Branding Maxim Berjejer di Jalan, Pajak Reklame Bocor di Bawah Meja?

September 15, 202612 Views

Program GENIUS OJK Tasik: Guru Dulu yang Diedukasi, Biar Murid Gak Terjebak Pinjol dan Judol

September 18, 202610 Views

Milad ke-49 BKPRMI Kota Tasik: Menuju Indonesia Emas 2045, Kesejahteraan Guru Masih ‘Saeutik Mas’

September 15, 202610 Views

Fenomena Ceu Epon Beli Emas Pakai Uang Kresek: Antara Realita Jalanan dan Tamparan Literasi Keuangan

September 21, 20269 Views

Kedok Koperasi Rasa Bank Emok: Ketika Lembaga Pembiayaan Pinjam Nama, Rakyat yang Kena Peras

September 14, 20269 Views
New Comments
    Most Popular

    Branding Maxim Berjejer di Jalan, Pajak Reklame Bocor di Bawah Meja?

    September 15, 202612 Views

    Program GENIUS OJK Tasik: Guru Dulu yang Diedukasi, Biar Murid Gak Terjebak Pinjol dan Judol

    September 18, 202610 Views

    Milad ke-49 BKPRMI Kota Tasik: Menuju Indonesia Emas 2045, Kesejahteraan Guru Masih ‘Saeutik Mas’

    September 15, 202610 Views
    Our Picks

    Perkuat Kurir Instan, Roket Indonesia JNE Gandeng Everpro Integrasikan WhatsApp Business & CRM

    September 25, 2026

    32 Paralegal Kelurahan Resmi Diakui Kemenkum: Bantuan Hukum Gratis Buat Warga Kecil, Selesaikan Masalah Sebelum Ke Polsek

    September 24, 2026

    Penataan Kawasan Dadaha Kena Sembur DPRD: Konsepnya Bagus, Tapi Kenapa Telat Sosialisasi?

    September 24, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Kode Etik
    • Privacy Policy
    • Disclaimer
    • Tentang Kami
    • Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Kode Etik
    • Indeks Berita
    © 2026 desak.id Designed by Khanzaar co .

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.