Close Menu
desak
  • Berita
    • Daerah
    • Nasional
  • Ekonomi
  • Ragam
    • Budaya
    • Ekonomi
    • Kriminal
    • Pendidikan
    • Peristiwa
    • Sosial
    • Politik
Facebook X (Twitter) Instagram
desakdesak
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • Berita
    • Daerah
    • Nasional
  • Ekonomi
  • Ragam
    • Budaya
    • Ekonomi
    • Kriminal
    • Pendidikan
    • Peristiwa
    • Sosial
    • Politik
desak
Home»Berita»Daerah»Mahasiswa KKN Unigal Ajak Masyarakat Muktisari Lestarikan Alam Lewat Ecoprint dan Lilin Jelantah
Daerah

Mahasiswa KKN Unigal Ajak Masyarakat Muktisari Lestarikan Alam Lewat Ecoprint dan Lilin Jelantah

Sopyan SaoriBy Sopyan SaoriAgustus 27, 2025Tidak ada komentar2 Mins Read
Facebook Twitter LinkedIn Telegram Pinterest Tumblr Reddit Email
Mahasiswa KKN Unigal Ajak Masyarakat Muktisari Lestarikan Alam Lewat Ecoprint dan Lilin Jelantah
Mahasiswa KKN Unigal Ajak Masyarakat Muktisari Lestarikan Alam Lewat Ecoprint dan Lilin Jelantah
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Ciamis, desak.id/ | Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Galuh (UNIGAL) Ciamis menunjukkan kepeduliannya terhadap lingkungan dengan menggelar berbagai kegiatan edukatif dan kreatif di Desa Muktisari, Kecamatan Cipaku, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat.

Mahasiswa KKN Unigal Kelompok 2 menginisiasi program bertema “Optimalisasi Kapasitas Masyarakat Melalui Konservasi Sumber Daya Alam dan Kelestarian Budaya Lokal” sebagai bagian dari pengabdian masyarakat yang berlangsung sejak 29 Juli hingga 29 Agustus 2025.

Salah satu kegiatan unggulan mereka adalah pelatihan seni ecoprint yang ditujukan kepada siswa-siswi kelas 6 dari SDN 1 Muktisari, SDN 3 Muktisari, dan MIN 13 Ciamis.

Melalui metode menyenangkan dan interaktif, anak-anak diajak mengenal cara mencetak motif alami dari daun dan bunga ke atas kain, yang tidak hanya mengembangkan kreativitas tetapi juga menanamkan nilai cinta lingkungan sejak dini.

“Kegiatan ini bertujuan menumbuhkan kepedulian terhadap lingkungan, mengajarkan pemanfaatan tumbuhan sekitar secara bijak, dan mengenalkan seni ramah lingkungan kepada anak-anak,” ujar Bela.

Anak-anak tampak antusias mengikuti setiap tahapan pembuatan ecoprint, mulai dari memilih daun, memukulnya di atas kain putih, hingga melihat hasil motif unik yang dihasilkan.

Mereka pun belajar bekerja sama dalam kelompok, bertanggung jawab, serta memahami proses pewarnaan alami tanpa bahan kimia.

Tak hanya menyasar anak-anak, kegiatan pelestarian lingkungan juga diarahkan kepada kalangan ibu-ibu kader dan PKK Desa Muktisari melalui pelatihan pembuatan lilin aromaterapi dari minyak jelantah.

Kegiatan ini berlangsung di Aula Desa Muktisari dan mendapat sambutan hangat dari peserta. Lilin aromaterapi yang dibuat tidak hanya ramah lingkungan, tapi juga memiliki nilai ekonomi dan manfaat kesehatan.

Proses pembuatannya melibatkan penyaringan minyak goreng bekas, pencampuran dengan parafin atau lilin bekas, penambahan pewarna krayon, dan aroma dari essential oil seperti lavender atau sereh.

“Kami ingin mengajarkan daur ulang minyak jelantah agar tidak mencemari tanah dan air, sekaligus menciptakan produk bernilai ekonomi yang bisa dijadikan usaha rumahan,” jelas Dila.

Yeni, Kepala Dusun Warungjarak yang turut hadir dalam kegiatan tersebut, mengaku senang dengan inisiatif para mahasiswa.

“Kegiatan ini sangat bermanfaat dan membuka wawasan warga tentang potensi ekonomi dari limbah rumah tangga. Terima kasih kepada mahasiswa KKN Unigal,” ungkapnya.

Program KKN ini menjadi contoh nyata bagaimana konservasi lingkungan tidak selalu harus dimulai dari hal besar, tapi bisa diwujudkan melalui kegiatan kecil yang inspiratif dan aplikatif.

Dengan melibatkan anak-anak dan ibu-ibu, mereka berhasil menanamkan nilai pentingnya menjaga alam melalui kreativitas dan kolaborasi.

Harapannya, inisiatif ini dapat terus dikembangkan dan diadopsi oleh desa-desa lain, sehingga kesadaran akan pentingnya pelestarian lingkungan menjadi bagian dari budaya masyarakat. (Boy)

berita ciamis mahasiswa unigal
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Sopyan Saori
  • Website

Related Posts

Tasik Public Forum Soroti Rotasi dan Mutasi Pejabat Pemkab Tasikmalaya

Agustus 8, 2026

9 pesan ulama untuk Kapolresta Tasikmalaya yang baru

Agustus 6, 2026

Ormas BBC Tegaskan Komitmen Transformasi Sosial di Hari Jadi ke-20

Agustus 2, 2026

Ultimatum pemilik tempat karaoke di Tasikmalaya, AMT : patuhi hukum atau hentikan aktivitas?

Agustus 1, 2026

Gelar Raker, DPC HIPKI Kota Tasikmalaya Suarakan Tantangan LKP ke Kadisdik

Juli 31, 2026

PLN dan DPRD salurkan bantuan listrik kepada PAUD Harapan Jaya

Juli 30, 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Don't Miss
Daerah

Tasik Public Forum Soroti Rotasi dan Mutasi Pejabat Pemkab Tasikmalaya

By Sopyan SaoriAgustus 8, 2026

Desak.id | Tasik Public Forum menyoroti kebijakan rotasi dan mutasi pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten…

OJK Tasikmalaya dan Pemkab Garut dorong ekosistem pembiayaan terintegrasi perluas akses keuangan petani kentang Garut

Agustus 7, 2026

Polda Jabar tangkap pengunggah konten Provokasi di Media sosial

Agustus 6, 2026

OJK Tasikmalaya dan Polres Ciamis ungkap penipuan modus titip limit paylater, kerugian mencapai 500 juta

Agustus 6, 2026
Our Picks

Tasik Public Forum Soroti Rotasi dan Mutasi Pejabat Pemkab Tasikmalaya

Agustus 8, 2026

OJK Tasikmalaya dan Pemkab Garut dorong ekosistem pembiayaan terintegrasi perluas akses keuangan petani kentang Garut

Agustus 7, 2026

Polda Jabar tangkap pengunggah konten Provokasi di Media sosial

Agustus 6, 2026
New Comments
    About Us

    desak.id adalah portal berita independen yang berdiri sejak 2019, berkomitmen menyajikan informasi akurat, cepat, dan terpercaya kepada pembaca.

    Kami fokus pada liputan nasional, regional, teknologi, olahraga, hiburan dengan mengedepankan prinsip jurnalisme yang berimbang, faktual, dan bermanfaat.
    Email Us: redaksidesak@gmail.com
    Contact: +

    desak
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    © 2026 desak. Designed by Khanzaar.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.