Close Menu
desak
  • Berita
    • Daerah
    • Nasional
  • Ekonomi
  • Ragam
    • Budaya
    • Ekonomi
    • Kriminal
    • Pendidikan
    • Peristiwa
    • Sosial
    • Politik
Facebook X (Twitter) Instagram
desakdesak
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • Berita
    • Daerah
    • Nasional
  • Ekonomi
  • Ragam
    • Budaya
    • Ekonomi
    • Kriminal
    • Pendidikan
    • Peristiwa
    • Sosial
    • Politik
desak
Home»Berita»Daerah»Tasikmalaya Krisis Drainase, Banjir Bukan Sekadar Hujan Tapi Masalah Tata Kelola
Daerah

Tasikmalaya Krisis Drainase, Banjir Bukan Sekadar Hujan Tapi Masalah Tata Kelola

Sopyan SaoriBy Sopyan SaoriNovember 10, 2025Tidak ada komentar2 Mins Read
Facebook Twitter LinkedIn Telegram Pinterest Tumblr Reddit Email
Tasikmalaya Krisis Drainase, Banjir Bukan Sekadar Hujan Tapi Masalah Tata Kelola
Tasikmalaya Krisis Drainase, Banjir Bukan Sekadar Hujan Tapi Masalah Tata Kelola
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

 

Tasikmalaya, desak.id/ | Genangan dan banjir yang berulang di Kota Tasikmalaya bukan lagi sekadar peristiwa alam, melainkan cerminan dari kegagalan tata kelola infrastruktur perkotaan.

Setiap kali hujan turun dengan intensitas sedang hingga tinggi, sejumlah wilayah dari pusat kota hingga kawasan permukiman padat, terendam air.

Hal tersebut menjadai perhatian banyak pihak, salah satunya, Aliansi Mahasiswa Tasikmalaya yang mengkrikit kebijakan yang seolah tidak ada hasilnya.

Riswara Nugroho, Ketua Umum Aliansi Mahasiswa Tasikmalaya, mengatakan, Pola ini berulang dari tahun ke tahun, tanpa ada perbaikan yang berarti.

Menurutnya, masalah utama bukan pada langit yang menurunkan hujan, tetapi pada tanah yang kehilangan kemampuan menyerap air dan sistem drainase yang tidak lagi berfungsi optimal.

"Banyak saluran air yang dangkal, tersumbat sampah, bahkan tak jarang hilang tertutup bangunan. Kapasitas drainase tidak sebanding dengan peningkatan volume limpasan air akibat pesatnya pembangunan permukiman dan minimnya area resapan," terangnya.

Kondisi ini, lanjut Riswara, menunjukkan lemahnya perencanaan dan pengawasan terhadap sistem drainase kota. Pembangunan kerap berjalan tanpa memperhitungkan arah aliran air, sementara perawatan infrastruktur yang sudah ada berjalan setengah hati.

"Akibatnya, setiap hujan deras berubah menjadi bencana kecil yang mengganggu aktivitas warga, merusak infrastruktur, dan menimbulkan kerugian ekonomi," tambahnya.

Riswara menegaskan, sudah saatnya Pemerintah Kota Tasikmalaya tidak lagi bersikap reaktif sekadar mengeruk saluran setelah banjir datang melainkan bertindak strategis dan preventif.

"Dibutuhkan audit menyeluruh terhadap sistem drainase kota: mulai dari peta aliran air, kapasitas saluran, hingga konektivitas antarjaringan," ujarnya.

Pemerintah terang Riswara, perlu menerapkan konsep drainase berwawasan lingkungan atau Sustainable Urban Drainage System (SUDS), seperti pembangunan sumur resapan, taman resapan, kolam retensi, dan penggunaan material berpori di area publik.

Selain itu, keterlibatan masyarakat juga menjadi kunci. Tanpa kesadaran warga untuk menjaga kebersihan saluran dan tidak membuang sampah sembarangan, infrastruktur secanggih apa pun tidak akan mampu mengatasi persoalan ini.

Banjir di Tasikmalaya adalah alarm keras bagi seluruh pemangku kepentingan bahwa pengelolaan air perkotaan harus berubah arah.

"Hujan tidak bisa dicegah, tetapi dampaknya bisa dikendalikan asal sistem drainase dirancang dengan ilmiah, dikelola dengan konsisten, dan diawasi dengan tegas," tandasnya.(***)

tasik banjir
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Sopyan Saori
  • Website

Related Posts

Tasik Public Forum Soroti Rotasi dan Mutasi Pejabat Pemkab Tasikmalaya

Agustus 8, 2026

9 pesan ulama untuk Kapolresta Tasikmalaya yang baru

Agustus 6, 2026

Ormas BBC Tegaskan Komitmen Transformasi Sosial di Hari Jadi ke-20

Agustus 2, 2026

Ultimatum pemilik tempat karaoke di Tasikmalaya, AMT : patuhi hukum atau hentikan aktivitas?

Agustus 1, 2026

Gelar Raker, DPC HIPKI Kota Tasikmalaya Suarakan Tantangan LKP ke Kadisdik

Juli 31, 2026

PLN dan DPRD salurkan bantuan listrik kepada PAUD Harapan Jaya

Juli 30, 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Don't Miss
Ekonomi

Persiapan hadapi kehidupan kampus, OJK Tasikmalaya Bekali Maba UNPAD literasi keuangan

By Sopyan SaoriAgustus 11, 2026

desak.id | Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Tasikmalaya terus memperkuat literasi dan inklusi keuangan di kalangan…

Tasik Public Forum Soroti Rotasi dan Mutasi Pejabat Pemkab Tasikmalaya

Agustus 8, 2026

OJK Tasikmalaya dan Pemkab Garut dorong ekosistem pembiayaan terintegrasi perluas akses keuangan petani kentang Garut

Agustus 7, 2026

Polda Jabar tangkap pengunggah konten Provokasi di Media sosial

Agustus 6, 2026
Our Picks

Persiapan hadapi kehidupan kampus, OJK Tasikmalaya Bekali Maba UNPAD literasi keuangan

Agustus 11, 2026

Tasik Public Forum Soroti Rotasi dan Mutasi Pejabat Pemkab Tasikmalaya

Agustus 8, 2026

OJK Tasikmalaya dan Pemkab Garut dorong ekosistem pembiayaan terintegrasi perluas akses keuangan petani kentang Garut

Agustus 7, 2026
New Comments
    About Us

    desak.id adalah portal berita independen yang berdiri sejak 2019, berkomitmen menyajikan informasi akurat, cepat, dan terpercaya kepada pembaca.

    Kami fokus pada liputan nasional, regional, teknologi, olahraga, hiburan dengan mengedepankan prinsip jurnalisme yang berimbang, faktual, dan bermanfaat.
    Email Us: redaksidesak@gmail.com
    Contact: +

    desak
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    © 2026 desak. Designed by Khanzaar.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.