Komunitas Peduli Lingkungan Hidup akan Hijaukan Masjid se Kota Tasikmalaya dengan Tanam 2.000 Pohon    •     Kpw BI Tasikmalaya dan Pemkab Ciamis Perkuat Ekonomi Syariah dan UMKM Halal lewat  JAZIRAH x CCE 2026    •     Gelar Kelulusan, Kepala Madrasah MTSs Riyadlurohmah Berpesan Jaga Nama Baik Diri, Keluarga dan Almamater    •     Sukses Bangun Citra Tanggung Jawab Sosial, JNE Raih Indonesia CSR Brand Equity Awards 2026    •     OJK Tasikmalaya Ajak Organisasi Kepemudaan Waspadai Judol dan Pinjol Ilegal    •     Berdayakan Peternak Lokal, OJK Tasikmalaya Gulirkan Program BEREHAN    •     Pererat Silaturahmi Alumni SMANDA Angkatan 99 Melalui Reuni Perak +2    •     KPU Kota Tasikmalaya bersama Pemkab Tasikmalaya Sepakati Penggunaan Asset Pemda Tanpa Biaya Sewa    •     Perkuat Organisasi, MPC PP Kota Tasikmalaya Gelar Konsolidasi dengan PAC    •     Aksi Sosial Akbar Lintas Sektor Ciptakan Kebahagian Ribuan Warga Tasikmalaya    •     Penyakit Masyarakat Masih Marak, AMT Nilai Satpol-PP Kota Tasikmalaya Mati Suri    •     Karang Taruna Kabupaten Tasikmalaya Sembelih Sapi Kurban, Wujud Syukur Atas Nikmat Sehat    •     Peringati Hari Kebangkitan Nasional, Kodim 0612/Tasikmalaya Bersama OJK Deklarasi Tolak Judi Online dan Aktivitas Keuangan Ilegal    •     Disnaker Kota Tasikmalaya Dukung Penuh Sertifikasi Kompetensi Memasak Bagi Relawan MBG    •     Buah Konsistensi, Mohamad Feriadi Soeprapto Raih Indonesia Best 50 CEO Awards 2026    •    
Daerah

Hati Hati Ngisi BBM di SPBU ini ???

×

Hati Hati Ngisi BBM di SPBU ini ???

Sebarkan artikel ini

Tasikmalaya, intiraya | Edi (53) warga Mangkubumi Kota Tasikmalaya, hanya bisa pasrah dan tak bisa berbuat apa apa meski sempet beradu argumentasi dengan petugas SPBU Kamis (17/10/2024) namun, dengan berat hati dia hanya bisa mengalah.

Kejadian ini terjadi pada sebuah SPBU bernomor 34-46125 di jalan raya Sukaraja Kab Tasikmalaya, wartawan kami yang kebetulan berada disana mencoba untuk menanayakan kejadian yang sebenarnya.

“Saya kan minta di isi 25.000 di tangki motor saya, eh sekalinya malah di isi 55.000 saya kaget dia juga kaget, tapi dia (petugas SPBU) keukeuh bahwa bensinnya sudah masuk ke tangki dan harus dibayar,” keluh edi.

“Yang saya heran kenapa tidak di timer di angka 25.000, jadinya saya bayar 50.000 dan itu uang satu satunya saya mas, dan asal tau aja teman teman saya rupanya benar bahwa di SPBU ini sering berlaku curang,” tambahnya.

Kami mencoba untuk mengkonfirmasi ke staff SPBU tersebut, Yamin sang pengawas SPBU yang ada saat itu, mengaku bahwa itu adalah keteldoran petugasnya.

“Ya kami minta maaf pak, itu keteldoran petugas kami,” ujarnya tanpa merinci bentuk tegoran apa yang akan dia lakukan, bahkan terkesan staff SPBU inipun acuh tak acuh dengan informasi keluhan dari pelangganya ini. (dzm)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *