Komunitas Peduli Lingkungan Hidup akan Hijaukan Masjid se Kota Tasikmalaya dengan Tanam 2.000 Pohon    •     Kpw BI Tasikmalaya dan Pemkab Ciamis Perkuat Ekonomi Syariah dan UMKM Halal lewat  JAZIRAH x CCE 2026    •     Gelar Kelulusan, Kepala Madrasah MTSs Riyadlurohmah Berpesan Jaga Nama Baik Diri, Keluarga dan Almamater    •     Sukses Bangun Citra Tanggung Jawab Sosial, JNE Raih Indonesia CSR Brand Equity Awards 2026    •     OJK Tasikmalaya Ajak Organisasi Kepemudaan Waspadai Judol dan Pinjol Ilegal    •     Berdayakan Peternak Lokal, OJK Tasikmalaya Gulirkan Program BEREHAN    •     Pererat Silaturahmi Alumni SMANDA Angkatan 99 Melalui Reuni Perak +2    •     KPU Kota Tasikmalaya bersama Pemkab Tasikmalaya Sepakati Penggunaan Asset Pemda Tanpa Biaya Sewa    •     Perkuat Organisasi, MPC PP Kota Tasikmalaya Gelar Konsolidasi dengan PAC    •     Aksi Sosial Akbar Lintas Sektor Ciptakan Kebahagian Ribuan Warga Tasikmalaya    •     Penyakit Masyarakat Masih Marak, AMT Nilai Satpol-PP Kota Tasikmalaya Mati Suri    •     Karang Taruna Kabupaten Tasikmalaya Sembelih Sapi Kurban, Wujud Syukur Atas Nikmat Sehat    •     Peringati Hari Kebangkitan Nasional, Kodim 0612/Tasikmalaya Bersama OJK Deklarasi Tolak Judi Online dan Aktivitas Keuangan Ilegal    •     Disnaker Kota Tasikmalaya Dukung Penuh Sertifikasi Kompetensi Memasak Bagi Relawan MBG    •     Buah Konsistensi, Mohamad Feriadi Soeprapto Raih Indonesia Best 50 CEO Awards 2026    •    
Daerah

Pembangunan Lapangan Sepak Bola di Ciangir dapat Sorotan

×

Pembangunan Lapangan Sepak Bola di Ciangir dapat Sorotan

Sebarkan artikel ini

Tasikmalaya, intiraya.com | Pembangunan lapangan bola diatas tumpukan sampah di Tempat Pembuangan Akhir Sampah Ciangir Tamansari dapat sorotan dari tokoh sekaligus aktivis dan pemerhati lingkungan.

Nasarudin Latif, pemerhati lingkungan asal Kecamatan Tamansari mengatakan, pembangunan tersebut hanya pencitraan dan tidak menjadi solusi bagi penanganan sampah di Kota Tasikmalaya.

“Menurut saya tidak ada urgensinya. Itu hanya pencitraan saja, tidak menjadi solusi dalam penanganan sampah di Kota Tasikmalaya,” terang Latip kepada media, Jum’at (22/11/24).

Selain itu, Latif juga menduga ada penghamburan anggaran dari pembangunan tersebut. Karena menurutnya tidak mungkin pembangunan lapang tersebut tanpa biaya.

“Ngambil tanah, pengurugan juga sopir pengangkutan tanahnya itu tentu ada biaya operasionalnya, makanya tidak mungkin kalau tidak ada biayanya,” tambahnya.

Terakhir, Latif mengatakan, siapapun walikotanya, jika tatakelolanya hanya memindahkan tempat pembuangan akhir saja masalahnya tidak akan pernah selesai.

“Ya kalau hanya memindah tempatkan saja masalahnya tetap sama dan tidak akan selesai. Jadi bukan menyelesaikan masalah malah terlihat menghindari masalah,” tandasnya. (***)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *