Komunitas Peduli Lingkungan Hidup akan Hijaukan Masjid se Kota Tasikmalaya dengan Tanam 2.000 Pohon    •     Kpw BI Tasikmalaya dan Pemkab Ciamis Perkuat Ekonomi Syariah dan UMKM Halal lewat  JAZIRAH x CCE 2026    •     Gelar Kelulusan, Kepala Madrasah MTSs Riyadlurohmah Berpesan Jaga Nama Baik Diri, Keluarga dan Almamater    •     Sukses Bangun Citra Tanggung Jawab Sosial, JNE Raih Indonesia CSR Brand Equity Awards 2026    •     OJK Tasikmalaya Ajak Organisasi Kepemudaan Waspadai Judol dan Pinjol Ilegal    •     Berdayakan Peternak Lokal, OJK Tasikmalaya Gulirkan Program BEREHAN    •     Pererat Silaturahmi Alumni SMANDA Angkatan 99 Melalui Reuni Perak +2    •     KPU Kota Tasikmalaya bersama Pemkab Tasikmalaya Sepakati Penggunaan Asset Pemda Tanpa Biaya Sewa    •     Perkuat Organisasi, MPC PP Kota Tasikmalaya Gelar Konsolidasi dengan PAC    •     Aksi Sosial Akbar Lintas Sektor Ciptakan Kebahagian Ribuan Warga Tasikmalaya    •     Penyakit Masyarakat Masih Marak, AMT Nilai Satpol-PP Kota Tasikmalaya Mati Suri    •     Karang Taruna Kabupaten Tasikmalaya Sembelih Sapi Kurban, Wujud Syukur Atas Nikmat Sehat    •     Peringati Hari Kebangkitan Nasional, Kodim 0612/Tasikmalaya Bersama OJK Deklarasi Tolak Judi Online dan Aktivitas Keuangan Ilegal    •     Disnaker Kota Tasikmalaya Dukung Penuh Sertifikasi Kompetensi Memasak Bagi Relawan MBG    •     Buah Konsistensi, Mohamad Feriadi Soeprapto Raih Indonesia Best 50 CEO Awards 2026    •    
Daerah

Di Usia ke 75, Fatayat NU Kota Tasikmalaya Launching Women Crisis Center

×

Di Usia ke 75, Fatayat NU Kota Tasikmalaya Launching Women Crisis Center

Sebarkan artikel ini

Tasikmalaya, intiraya.com | Di usia ke 75, Fatayat NU Kota Tasikmalaya melaunching program unggulan yakni Women Crisis Center, Sabtu 26 April 2025.

Nunun Nuraeni M.Pd Ketua Fatayat NU Kota Tasikmalaya, mengatakan, program ini dilaksanakan untuk menjawab problematika di masyarakat khusunya untuk penanggulangan kekerasan perempuan dan anak.

“Hari ini kita harus melakukan inovasi dan menjawab tantangan di masyarakat, banyaknya kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak menjadi dasar untuk membuat program ini,” kata Nunun kepada wartawan, di Ponpes Nurul Hidayah Bojongnangka Purbaratu.

Guna mensukseskan program tersebut, Nunun mengatakan pihaknya akan datang ke sekolah dan pesantren dengan tim lembaga Pemberdayaan perempuan dan anak.

Ada juga program pojok aman perempuan dan anak yaitu setiap jajaran pengurus dan anggota Fatayat adalah agent dari Pojok aman ini.

“Dengan memberikan edukasi kepada masyarakat langsung, dan juga mendengarkan cerita perempuan yang membutuhkan perlindungan,” ucapnya

Intinya, bagaimana nanti perempuan tidak bingung untuk bercerita, banyak yang menjadi korban namun takut untuk berbicara.

Program ini juga Kolaborasi dengan Dina KBP3A, Polres Tasikmalaya Kota dan KPAD dengan tujuan mewujudkan untuk Kota Tasikmalaya aman bagi Perempuan dan anak. (***)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *