Komunitas Peduli Lingkungan Hidup akan Hijaukan Masjid se Kota Tasikmalaya dengan Tanam 2.000 Pohon    •     Kpw BI Tasikmalaya dan Pemkab Ciamis Perkuat Ekonomi Syariah dan UMKM Halal lewat  JAZIRAH x CCE 2026    •     Gelar Kelulusan, Kepala Madrasah MTSs Riyadlurohmah Berpesan Jaga Nama Baik Diri, Keluarga dan Almamater    •     Sukses Bangun Citra Tanggung Jawab Sosial, JNE Raih Indonesia CSR Brand Equity Awards 2026    •     OJK Tasikmalaya Ajak Organisasi Kepemudaan Waspadai Judol dan Pinjol Ilegal    •     Berdayakan Peternak Lokal, OJK Tasikmalaya Gulirkan Program BEREHAN    •     Pererat Silaturahmi Alumni SMANDA Angkatan 99 Melalui Reuni Perak +2    •     KPU Kota Tasikmalaya bersama Pemkab Tasikmalaya Sepakati Penggunaan Asset Pemda Tanpa Biaya Sewa    •     Perkuat Organisasi, MPC PP Kota Tasikmalaya Gelar Konsolidasi dengan PAC    •     Aksi Sosial Akbar Lintas Sektor Ciptakan Kebahagian Ribuan Warga Tasikmalaya    •     Penyakit Masyarakat Masih Marak, AMT Nilai Satpol-PP Kota Tasikmalaya Mati Suri    •     Karang Taruna Kabupaten Tasikmalaya Sembelih Sapi Kurban, Wujud Syukur Atas Nikmat Sehat    •     Peringati Hari Kebangkitan Nasional, Kodim 0612/Tasikmalaya Bersama OJK Deklarasi Tolak Judi Online dan Aktivitas Keuangan Ilegal    •     Disnaker Kota Tasikmalaya Dukung Penuh Sertifikasi Kompetensi Memasak Bagi Relawan MBG    •     Buah Konsistensi, Mohamad Feriadi Soeprapto Raih Indonesia Best 50 CEO Awards 2026    •    
Daerah

Ormas Islam Temukan Ribuan Tablet Obat Daftar G, Kota Tasik Darurat Narkoba

×

Ormas Islam Temukan Ribuan Tablet Obat Daftar G, Kota Tasik Darurat Narkoba

Sebarkan artikel ini

Tasikmalaya, desak.id/ | Ormas Islam di Kota Tasikmalaya, menemukan ribuan tablet obat daftar G. Sekira pukul 21.30 WIB, Selasa malam, sejumlah ormas Islam menyambangi sebuah rumah diduga tempat penyimpanan obat.

Hal tersebut berkat laporan warga melalui WhatsApp, yang merasa resah dengan aktifitas disalah satu kosan di wilayah Purbaratu, tepatnya di Kampung Cihaji Kidul, Purbaratu, Kota Tasikmalaya.

Di rumah kosan tersebut, sejumlah ikhwan menemukan lebih dari 10.000 obat jenis Heximer dan obat daftar G lainnya milik seorang yang di duga bandar sebut saja Sinta (37).

Sinta mengaku, barang tersebut rencananya akan di sebar dengan sistem COD ke sejumlah kios atau bahkan di jual langsung ke anak anak muda yang umumnya dari sekumpulan geng motor yang ada di Kota Tasikmalaya.

"Saya jual per tiga butir dengan dibungkus tisu pak, harganya Rp.10.000, dengan sistem COD di satu tempat pak" ujar Sinta polos.

Tak hanya obat jenis heximer, sejumlah obat lain dalam kemasan lain juga ditemukan ditempat yang sama, diantaranya obat merk seledryl dan merk lainnya.

"Setelah meyakini orang tersebut adalah bandar, kami langsung menghubungi Satnarkoba polres Tasikmalaya kota untuk dilakukan penyidikan lanjut," ungkap ustad Abu Hazmi korlap aksi ormas islam ini.

"Dari sini kita bisa melihat begitu masivenya penyebaran obat obat terlarang atau bisa dikatagorikan narkoba di Kota santri ini, jelas ini membahayakan generasi muda dan saya anggap Tasikmalaya sudah menjadi darurat Narkoba, pihak keamanan harus segera mengambil sikap," pungkasnya. (Dzm)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *