Kepala MI Persis Gandok Ungkap Madrasah Bukan Pendidikan Kelas Dua    •     55 Siswa MI Persis Gandok Ikuti Pelepasan, Berikut Pesan Kepala Sekolah MI    •     Komunitas Peduli Lingkungan Hidup akan Hijaukan Masjid se Kota Tasikmalaya dengan Tanam 2.000 Pohon    •     Kpw BI Tasikmalaya dan Pemkab Ciamis Perkuat Ekonomi Syariah dan UMKM Halal lewat  JAZIRAH x CCE 2026    •     Gelar Kelulusan, Kepala Madrasah MTSs Riyadlurohmah Berpesan Jaga Nama Baik Diri, Keluarga dan Almamater    •     Sukses Bangun Citra Tanggung Jawab Sosial, JNE Raih Indonesia CSR Brand Equity Awards 2026    •     OJK Tasikmalaya Ajak Organisasi Kepemudaan Waspadai Judol dan Pinjol Ilegal    •     Berdayakan Peternak Lokal, OJK Tasikmalaya Gulirkan Program BEREHAN    •     Pererat Silaturahmi Alumni SMANDA Angkatan 99 Melalui Reuni Perak +2    •     KPU Kota Tasikmalaya bersama Pemkab Tasikmalaya Sepakati Penggunaan Asset Pemda Tanpa Biaya Sewa    •     Perkuat Organisasi, MPC PP Kota Tasikmalaya Gelar Konsolidasi dengan PAC    •     Aksi Sosial Akbar Lintas Sektor Ciptakan Kebahagian Ribuan Warga Tasikmalaya    •     Penyakit Masyarakat Masih Marak, AMT Nilai Satpol-PP Kota Tasikmalaya Mati Suri    •     Karang Taruna Kabupaten Tasikmalaya Sembelih Sapi Kurban, Wujud Syukur Atas Nikmat Sehat    •     Peringati Hari Kebangkitan Nasional, Kodim 0612/Tasikmalaya Bersama OJK Deklarasi Tolak Judi Online dan Aktivitas Keuangan Ilegal    •    
Daerah

Miris, Lima Bulan Dibiarkan Ambruk, Lurah Leuwiliang Harap Harap Cemas Tunggu Perbaikan

×

Miris, Lima Bulan Dibiarkan Ambruk, Lurah Leuwiliang Harap Harap Cemas Tunggu Perbaikan

Sebarkan artikel ini
Miris, Lima Bulan Dibiarkan Ambruk, Lurah Leuwiliang Harap Harap Cemas Tunggu Perbaikan
Kondisi bangunan kantor kelurahan leuwiliang kawalu, kota tasikmalaya yang dibiatrkan ambruk

Tasikmalaya, desak.id/ | Miris, kantor Kelurahan Leuwiliang, Kecamatan Kawalu dibiarkan rusak dan tidak terpakai. Kini pelayanan Kelurahan Leuwiliang dilaksanakan di rumah kosong milik warga dengan cara di kontrak.

Budi Hendarsah, Lurah Kelurahan Leuwiliang,  mengatakan, pihaknya telah beberapa kali mengajukan untuk perbaikan kantornya, namun sampai saat ini belum terealisasi.

"Dari sejak jaman Pak Cheka kami mengusulkan, namun belum ada realisasi," terang Budi saat ditemui di kantor sementara Kelurahan Leuwiliang, Kecamatan Kawalu, Kota Taskimalaya, Jumat 8 Agustus 2025.

Baru baru ini Budi mengaku sempat dengar kabar bahwa bulan Juni akan ada pembangunan, namun sampai saat ini belum ada kejelasan.

"Sempat saya bertanya kepada pihak terkait, katanya Juni tapi belum ada, Juli juga belum, malah sekarang sudah masuk bulan Agustus tapi belum ada," tambahnya.

Budi mengaku, sekarang ngontrak di rumah warga sejak lima bulan terakhir, usai kejadian ambruknya kantor kelurahan tersebut.

"Ambruk kurang lebih lima bulan lalu, pas hujan besar, untung sedang tidak ada penghuni. Sejak saat itu kami ngontrak di rumah warga yang kebetulan kosong," terangnya.

Untuk itu, ia berharap kepada pemerintah kota agar disegerakan realisasi anggaran perbaikan kantor kelurahan yang dipimpinnya tersebut.

"Saya dengar kelurahan yang lain sudah ada yang diperbaiki, saya harap yang ini segera soalnya ini sangat mendesak, biar pelayanan ke masyarakat bisa lebih nyaman," katanya.

Terlebih lanjut Budi, jika ada kegiatan yang bersifat mengumpulkan banyak orang, Ia mengaku suka bingung melaksanakannya dimana.

"Iya sekarang tidak ada aula, jadi kalau kegiatan itu suka bingung. Makanya saya mohon segera diperbaiki terutama aulanya. Ini perlu di rombak total, " harapnya. (***)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *