Komunitas Peduli Lingkungan Hidup akan Hijaukan Masjid se Kota Tasikmalaya dengan Tanam 2.000 Pohon    •     Kpw BI Tasikmalaya dan Pemkab Ciamis Perkuat Ekonomi Syariah dan UMKM Halal lewat  JAZIRAH x CCE 2026    •     Gelar Kelulusan, Kepala Madrasah MTSs Riyadlurohmah Berpesan Jaga Nama Baik Diri, Keluarga dan Almamater    •     Sukses Bangun Citra Tanggung Jawab Sosial, JNE Raih Indonesia CSR Brand Equity Awards 2026    •     OJK Tasikmalaya Ajak Organisasi Kepemudaan Waspadai Judol dan Pinjol Ilegal    •     Berdayakan Peternak Lokal, OJK Tasikmalaya Gulirkan Program BEREHAN    •     Pererat Silaturahmi Alumni SMANDA Angkatan 99 Melalui Reuni Perak +2    •     KPU Kota Tasikmalaya bersama Pemkab Tasikmalaya Sepakati Penggunaan Asset Pemda Tanpa Biaya Sewa    •     Perkuat Organisasi, MPC PP Kota Tasikmalaya Gelar Konsolidasi dengan PAC    •     Aksi Sosial Akbar Lintas Sektor Ciptakan Kebahagian Ribuan Warga Tasikmalaya    •     Penyakit Masyarakat Masih Marak, AMT Nilai Satpol-PP Kota Tasikmalaya Mati Suri    •     Karang Taruna Kabupaten Tasikmalaya Sembelih Sapi Kurban, Wujud Syukur Atas Nikmat Sehat    •     Peringati Hari Kebangkitan Nasional, Kodim 0612/Tasikmalaya Bersama OJK Deklarasi Tolak Judi Online dan Aktivitas Keuangan Ilegal    •     Disnaker Kota Tasikmalaya Dukung Penuh Sertifikasi Kompetensi Memasak Bagi Relawan MBG    •     Buah Konsistensi, Mohamad Feriadi Soeprapto Raih Indonesia Best 50 CEO Awards 2026    •    
Daerah

Ketum LPLHI KLHI Soroti Rotasi Mutasi di Pemkot Tasik, ada Indikasi Muatan Transaksional

×

Ketum LPLHI KLHI Soroti Rotasi Mutasi di Pemkot Tasik, ada Indikasi Muatan Transaksional

Sebarkan artikel ini

Tasikmalaya, desak.id/ | Ketua Umum Lembaga Pemerhati Lingkungan Hidup Indonesia (LPLHI KLHI), Mugni Anwari Titirloloby, menyoroti kebijakan wali Kota Tasikmalaya terkait rotasi mutasi beberapa waktu lalu.

Mughni menduga ada praktik transaksional dalam rutasi mutasi tersebut.

"Ini diindikasikan ada proses transaksional dalam proses rotasi mutasi oleh walikota," kata Mughni kepada media, Rabu 13 Agustus 2025.

Menurutnya kekosongan beberapa dinas strategis tidak bisa dan tidak boleh di biarkan karena menyangkut pelayanan langsung ke masyarakat.

"Dinas strategis tidak boleh itu dikosongkan, karena merupakan dinas yang vital dalam hal pelayanan," terangnya.

Mugni menyebut, Dinas Kesehatan, Dinas Lingkungan hidup yang memiliki peran strategis dalam hal pelayanan seharusnya langsung diisi oleh kepala dinas yang definitif bukan PLT.

"Terutama dinas lingkungan hidup. Karena saya sebagai pemerhati lingkungan, saya melihat dinas tersebut perlu pimpinan karena memiliki kebijakan yang harus melayani masyarakat," terangnya.

Menurutnya bagaimana pelayanan bisa maskimal jika tidak punya pimpinan. “Ada kadisnya saja tidak maksimal, apalagi tidak ada,” tuturnya.

Seperti diketahui, Pemkot Tasikmalaya melakukan pergeseran terhadap 11 pejabat eselon 2. Dari rotasi mutasi tersebut, sebagian dinas mengalami kekosongan kursi pimpinan termasuk DLH, Dinkes, Disdukcapil dan Satpol PP. (***)

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *