Komunitas Peduli Lingkungan Hidup akan Hijaukan Masjid se Kota Tasikmalaya dengan Tanam 2.000 Pohon    •     Kpw BI Tasikmalaya dan Pemkab Ciamis Perkuat Ekonomi Syariah dan UMKM Halal lewat  JAZIRAH x CCE 2026    •     Gelar Kelulusan, Kepala Madrasah MTSs Riyadlurohmah Berpesan Jaga Nama Baik Diri, Keluarga dan Almamater    •     Sukses Bangun Citra Tanggung Jawab Sosial, JNE Raih Indonesia CSR Brand Equity Awards 2026    •     OJK Tasikmalaya Ajak Organisasi Kepemudaan Waspadai Judol dan Pinjol Ilegal    •     Berdayakan Peternak Lokal, OJK Tasikmalaya Gulirkan Program BEREHAN    •     Pererat Silaturahmi Alumni SMANDA Angkatan 99 Melalui Reuni Perak +2    •     KPU Kota Tasikmalaya bersama Pemkab Tasikmalaya Sepakati Penggunaan Asset Pemda Tanpa Biaya Sewa    •     Perkuat Organisasi, MPC PP Kota Tasikmalaya Gelar Konsolidasi dengan PAC    •     Aksi Sosial Akbar Lintas Sektor Ciptakan Kebahagian Ribuan Warga Tasikmalaya    •     Penyakit Masyarakat Masih Marak, AMT Nilai Satpol-PP Kota Tasikmalaya Mati Suri    •     Karang Taruna Kabupaten Tasikmalaya Sembelih Sapi Kurban, Wujud Syukur Atas Nikmat Sehat    •     Peringati Hari Kebangkitan Nasional, Kodim 0612/Tasikmalaya Bersama OJK Deklarasi Tolak Judi Online dan Aktivitas Keuangan Ilegal    •     Disnaker Kota Tasikmalaya Dukung Penuh Sertifikasi Kompetensi Memasak Bagi Relawan MBG    •     Buah Konsistensi, Mohamad Feriadi Soeprapto Raih Indonesia Best 50 CEO Awards 2026    •    
Daerah

Rumah Diterjang Angin, Maksudin Bersama Istri dan Anak Terpaksa Tinggal di Dapur

×

Rumah Diterjang Angin, Maksudin Bersama Istri dan Anak Terpaksa Tinggal di Dapur

Sebarkan artikel ini
Rumah Diterjang Angin, Maksudin Bersama Istri dan Anak Terpaksa Tinggal di Dapur
Rumah Diterjang Angin, Maksudin Bersama Istri dan Anak Terpaksa Tinggal di Dapur

Pangandaran, desak.id/ | Maksudin (44) bersama istrinya, Rismawati (26), dan seorang anak yang masih duduk di bangku kelas 3 SD, terpaksa tinggal di bagian dapur rumah yang tersisa.

Sebelumnya, rumah mereka yang terletak di Dusun Gadog, Desa Batumalang, Kecamatan Cimerak, Kabupaten Pangandaran, mengalami kerusakan parah setelah diterjang angin kencang disertai hujan deras pada Senin, 1 September 2025.

Kepala Dusun Gadog, Imron Rosadi mengatakan, pihak desa sudah lama memikirkan kondisi keluarga tersebut yang tergolong tidak mampu.

"Kami sering mencari jalan untuk bisa membantu mereka. Karena mereka memang patut diberi bantuan," kata Imron, Selasa 2 September 2025.

Menurut Imron, hampir seluruh bagian rumah rusak akibat cuaca ekstrem, menyisakan dapur sebagai satu-satunya tempat berlindung.

"Alhamdulillah tahun ini keluarga Maksudin mendapatkan program bantuan Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) dari Dana Desa Batumalang sebesar Rp 10 juta," tambahnya.

Meski begitu, Imron berharap ada bantuan tambahan dari pihak lain untuk melengkapi pembangunan, mengingat anggaran dari desa terbatas dan keluarga tersebut tidak memiliki kemampuan swadaya yang mencukupi.

"Kami sudah lama berupaya dan terus konfirmasi ke pemerintah daerah. Namun hingga kini belum ada realisasi bantuan dari sana," jelasnya.

Sementara itu, Rismawati mengaku sangat berterima kasih atas perhatian dan bantuan dari pemerintah desa. Ia menceritakan bahwa sejak rumah mereka rusak, seluruh anggota keluarga tidur di dapur.

"Kami tinggal di dapur bersama anak sejak rumah kena musibah kemarin. Terima kasih kepada pihak desa yang sudah membantu. Kami sangat bahagia," ucapnya.

Rismawati juga menambahkan bahwa kondisi ekonomi keluarganya sangat terbatas. Suaminya bekerja serabutan, sementara ia sendiri hanya berdagang kecil-kecilan di rumah.

"Penghasilan suami tidak menentu, cukup untuk makan saja. Saya hanya jualan kecil-kecilan, lumayan untuk tambahan," ujarnya. (Dri)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *