Komunitas Peduli Lingkungan Hidup akan Hijaukan Masjid se Kota Tasikmalaya dengan Tanam 2.000 Pohon    •     Kpw BI Tasikmalaya dan Pemkab Ciamis Perkuat Ekonomi Syariah dan UMKM Halal lewat  JAZIRAH x CCE 2026    •     Gelar Kelulusan, Kepala Madrasah MTSs Riyadlurohmah Berpesan Jaga Nama Baik Diri, Keluarga dan Almamater    •     Sukses Bangun Citra Tanggung Jawab Sosial, JNE Raih Indonesia CSR Brand Equity Awards 2026    •     OJK Tasikmalaya Ajak Organisasi Kepemudaan Waspadai Judol dan Pinjol Ilegal    •     Berdayakan Peternak Lokal, OJK Tasikmalaya Gulirkan Program BEREHAN    •     Pererat Silaturahmi Alumni SMANDA Angkatan 99 Melalui Reuni Perak +2    •     KPU Kota Tasikmalaya bersama Pemkab Tasikmalaya Sepakati Penggunaan Asset Pemda Tanpa Biaya Sewa    •     Perkuat Organisasi, MPC PP Kota Tasikmalaya Gelar Konsolidasi dengan PAC    •     Aksi Sosial Akbar Lintas Sektor Ciptakan Kebahagian Ribuan Warga Tasikmalaya    •     Penyakit Masyarakat Masih Marak, AMT Nilai Satpol-PP Kota Tasikmalaya Mati Suri    •     Karang Taruna Kabupaten Tasikmalaya Sembelih Sapi Kurban, Wujud Syukur Atas Nikmat Sehat    •     Peringati Hari Kebangkitan Nasional, Kodim 0612/Tasikmalaya Bersama OJK Deklarasi Tolak Judi Online dan Aktivitas Keuangan Ilegal    •     Disnaker Kota Tasikmalaya Dukung Penuh Sertifikasi Kompetensi Memasak Bagi Relawan MBG    •     Buah Konsistensi, Mohamad Feriadi Soeprapto Raih Indonesia Best 50 CEO Awards 2026    •    
Daerah

Tak Punya Penghasilan, Pasangan Muda di Mangunreja Terpaksa Tinggal di Gubuk Reyot

×

Tak Punya Penghasilan, Pasangan Muda di Mangunreja Terpaksa Tinggal di Gubuk Reyot

Sebarkan artikel ini

Tasikmalaya, desak.id/ | Tak jauh dari alun alun Mangunreja, Kabupaten Tasikmalaya, hidup pasangan muda yang serba kekurangan, tepatnya di Warung Legok,  RT 003 RW 002, Desa Mangunreja Kecamatan Mangunreja, Kabupaten Tasikmalaya.

Dari tahun 2014, pasangan Jajang dan Ayu ini terpaksa tinggal di gubuk reyot yang sudah tidak layak huni. Pasangan muda ini mengaku belum dapat bantuan apa apa dari pemerintah.

Jajang yang kerjanya serabutan, kadang ada kerjaan kadang tidak, mengaku dulu sekitar tahun 2022 sempat mengajukan bantuan rutilahu, namun sampai saat ini belum juga mendapatkannya.

“Pernah Ngajukan ada juga yang mendata tapi sampai saat ini belum juga ada kabarnya,” terang Jajang, Senin 15 September 2025 ditemui di rumahnya.

Tak Punya Penghasilan, Pasangan Muda di Mangunreja Terpaksa Tinggal di Gubuk Reyot
Tak Punya Penghasilan, Pasangan Muda di Mangunreja Terpaksa Tinggal di Gubuk Reyot

Pasangan ini mengaku selalu khawatir kalau hujan turun apalagi disertai angin kencang. Dan untuk menghindari hal yang tidak diinginkan kadang suka ikut di rumah tetangganya.

“Kemarin juga pas hujan besar mau ambruk, kami terpaksa ikut di rumah tetangga dulu. Setiap hujan selalu begitu,” terang ayu.

Mereka berharap ada perhatian dari pemerintah khususnya dari pemkab Tasikmalaya. Apalagi mereka mengaku saat ini, tidak punya penghasilan tetap.

“Ya mudah mudahan ada perhatiannya, suami sudah cari kerja kesana kemari belum dapat juga. Ada serabutan pun Alhamdulillah,” harapnya. (***)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *