Komunitas Peduli Lingkungan Hidup akan Hijaukan Masjid se Kota Tasikmalaya dengan Tanam 2.000 Pohon    •     Kpw BI Tasikmalaya dan Pemkab Ciamis Perkuat Ekonomi Syariah dan UMKM Halal lewat  JAZIRAH x CCE 2026    •     Gelar Kelulusan, Kepala Madrasah MTSs Riyadlurohmah Berpesan Jaga Nama Baik Diri, Keluarga dan Almamater    •     Sukses Bangun Citra Tanggung Jawab Sosial, JNE Raih Indonesia CSR Brand Equity Awards 2026    •     OJK Tasikmalaya Ajak Organisasi Kepemudaan Waspadai Judol dan Pinjol Ilegal    •     Berdayakan Peternak Lokal, OJK Tasikmalaya Gulirkan Program BEREHAN    •     Pererat Silaturahmi Alumni SMANDA Angkatan 99 Melalui Reuni Perak +2    •     KPU Kota Tasikmalaya bersama Pemkab Tasikmalaya Sepakati Penggunaan Asset Pemda Tanpa Biaya Sewa    •     Perkuat Organisasi, MPC PP Kota Tasikmalaya Gelar Konsolidasi dengan PAC    •     Aksi Sosial Akbar Lintas Sektor Ciptakan Kebahagian Ribuan Warga Tasikmalaya    •     Penyakit Masyarakat Masih Marak, AMT Nilai Satpol-PP Kota Tasikmalaya Mati Suri    •     Karang Taruna Kabupaten Tasikmalaya Sembelih Sapi Kurban, Wujud Syukur Atas Nikmat Sehat    •     Peringati Hari Kebangkitan Nasional, Kodim 0612/Tasikmalaya Bersama OJK Deklarasi Tolak Judi Online dan Aktivitas Keuangan Ilegal    •     Disnaker Kota Tasikmalaya Dukung Penuh Sertifikasi Kompetensi Memasak Bagi Relawan MBG    •     Buah Konsistensi, Mohamad Feriadi Soeprapto Raih Indonesia Best 50 CEO Awards 2026    •    
Daerah

Mobil Dinas Terperosok Saat Peringati Hut Kota Tasik di Tamansari, Tomas : Harus ada Pemerataan

×

Mobil Dinas Terperosok Saat Peringati Hut Kota Tasik di Tamansari, Tomas : Harus ada Pemerataan

Sebarkan artikel ini

Tasikmalaya, desak.id/ | Peristiwa menggelitik terjadi saat peringatan Hari Jadi Kota Tasikmalaya yang di gelar di Situ Cibeureum, Tamansari, Selasa 28 Oktober 2025.

Dua peristiwa terjadi, yakni terperosoknya mobil salah satu dinas dan mobil Dinas Walikota yang malah bermain lumpur di lapangan tempat kegiatan.

Menanggapi hal tersebut, salah satu tokoh Masyarakat Tamansari, Asep, mengatakan peristiwa tersebut sebagai pertanda bahwa wilayah Tamansari perlu perhatian lebih dari pemerintah.

“Iya kang, ada dua peristiwa, satu mobil dinas terperosok, lalu mobil walikota bebelesekan di lapang. Ini semoga jadi perhatian pemerintah,” terang Asep kepada media, Selasa 28 Oktober 2025.

Kejadian tersebut bukan tanpa sebab, karena sebelum kejadian lokasi kegiatan sempat diguyur hujan, sehingga dengan kondisi lapangan yang penuh lumpur otomatis sulit untuk dilalui.

Terlepas dari peristiwa tersebut, Asep berharap, pemerintah kota Tasikmalaya lebih memperhatikan kondisi infrastruktur di Tamansari, terlebih yang berada dipelosoknya.

“Semoga ini jadi peringatan bahwa memang pemerintah kota harus melakukan pemerataan pembangunan. Jangan sampai wilayah Tamansari dianak tirukan,” harapnya. (***)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *