Komunitas Peduli Lingkungan Hidup akan Hijaukan Masjid se Kota Tasikmalaya dengan Tanam 2.000 Pohon    •     Kpw BI Tasikmalaya dan Pemkab Ciamis Perkuat Ekonomi Syariah dan UMKM Halal lewat  JAZIRAH x CCE 2026    •     Gelar Kelulusan, Kepala Madrasah MTSs Riyadlurohmah Berpesan Jaga Nama Baik Diri, Keluarga dan Almamater    •     Sukses Bangun Citra Tanggung Jawab Sosial, JNE Raih Indonesia CSR Brand Equity Awards 2026    •     OJK Tasikmalaya Ajak Organisasi Kepemudaan Waspadai Judol dan Pinjol Ilegal    •     Berdayakan Peternak Lokal, OJK Tasikmalaya Gulirkan Program BEREHAN    •     Pererat Silaturahmi Alumni SMANDA Angkatan 99 Melalui Reuni Perak +2    •     KPU Kota Tasikmalaya bersama Pemkab Tasikmalaya Sepakati Penggunaan Asset Pemda Tanpa Biaya Sewa    •     Perkuat Organisasi, MPC PP Kota Tasikmalaya Gelar Konsolidasi dengan PAC    •     Aksi Sosial Akbar Lintas Sektor Ciptakan Kebahagian Ribuan Warga Tasikmalaya    •     Penyakit Masyarakat Masih Marak, AMT Nilai Satpol-PP Kota Tasikmalaya Mati Suri    •     Karang Taruna Kabupaten Tasikmalaya Sembelih Sapi Kurban, Wujud Syukur Atas Nikmat Sehat    •     Peringati Hari Kebangkitan Nasional, Kodim 0612/Tasikmalaya Bersama OJK Deklarasi Tolak Judi Online dan Aktivitas Keuangan Ilegal    •     Disnaker Kota Tasikmalaya Dukung Penuh Sertifikasi Kompetensi Memasak Bagi Relawan MBG    •     Buah Konsistensi, Mohamad Feriadi Soeprapto Raih Indonesia Best 50 CEO Awards 2026    •    
Daerah

Diduga Salahgunakan Dana Desa, GMKT akan Laporkan BUMDes Cintawangi ke APH

×

Diduga Salahgunakan Dana Desa, GMKT akan Laporkan BUMDes Cintawangi ke APH

Sebarkan artikel ini
Diduga Salahgunakan Dana Desa, GMKT akan Laporkan BUMDes Cintawangi ke APH
Diduga Salahgunakan Dana Desa, GMKT akan Laporkan BUMDes Cintawangi ke APH

Tasikmalaya, desak.id/ | Pengelolaan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Cintawangi, Kecamatan Karangnunggal, Kabupaten Tasikmalaya, menjadi sorotan tajam publik.

Dugaan penyelewengan dana dan ketidakjelasan arah usaha memunculkan keresahan masyarakat, sekaligus menjadi bukti lemahnya tata kelola yang seharusnya transparan dan akuntabel.

Ketua Gerakan Mahasiswa Kabupaten Tasikmalaya (GMKT), M. Rizky Firmansyah, mengungkapkan bahwa dana besar yang dikucurkan ke BUMDes tersebut dalam rangka pemulihan ekonomi nasional dan penguatan ketahanan pangan justru tidak membuahkan hasil.
Menurutnya, alih kepemimpinan dalam tubuh BUMDes tidak disertai dengan serah terima administrasi dan anggaran yang jelas.

“Pergantian pengurus BUMDes tidak diikuti dengan penyerahan dokumen dan laporan keuangan. Tidak ada arah usaha yang diwariskan, dan ini sangat disayangkan,” ujar Rizky, Kamis (18/07).

“Alih-alih mendongkrak ekonomi warga, BUMDes ini justru menyisakan beban dan dugaan hutang. Saya menduga dana yang ada telah habis digunakan tanpa perencanaan matang,” katanya.

Situasi ini memunculkan tuntutan masyarakat akan kejelasan pengelolaan keuangan desa. Ketidaktransparanan tersebut dinilai bertentangan dengan amanat Undang-Undang No. 3 Tahun 2024, yang mewajibkan pemerintahan desa bersikap profesional, terbuka, dan bertanggung jawab.

Rizky menyatakan akan membawa kasus ini ke ranah hukum dan mendesak dilakukannya audit oleh Inspektorat Kabupaten Tasikmalaya.

“Kami akan mendesak Inspektorat segera turun tangan. Ini bukan hanya soal uang desa, tetapi juga soal keadilan dan hak masyarakat,” tegasnya. (Boy)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *