desak.id/ | Usai melakukan absensi melalui networking absen yang disediakan sekolah, para siswa ini dengan sukarela memberikan handpone mereka kepada petugas guru piket untuk dikumpulkan sesuai dengan kelas dan jurusannya masing masing.
Upaya yang dilakukan SMK Nurussalam salopa dalam meminimalisir penggunaan HP di kelas oleh siswa adalah dengan mengeluarkan kebijakan tidak menggunakan HP di kelas dengan cara dikumpulkan di guru piket, sesuai dengan kelas dan jurusannya masing masing.
“Ini dirasa efektif saat kami lakukan evaluasi, anak anak lebih focus memperhatikan para gurunya di kelas dan tidak lagi melakukan aktifitas lain seperti main games atau tiktokan di jam jam kosong,“ ujar Dedi ZM kepala sekolah SMK Nurussalam.
Dedi Menegaskan bahwa aturan disekolahnya ini merujuk pada aturan resmi pembatasan penggunaan HP atau gawai di sekolah saat ini didasarkan pada Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 17 Tahun 2025 dan Peraturan Mendikdasmen Nomor 6 Tahun 2026.
“ Secara nasional, regulasi berbentuk Peraturan Menteri Pendidikan Nasional (Permendiknas) yang khusus melarang HP secara mutlak belum pernah diterbitkan. Namun, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah merilis aturan turunan terbaru untuk memperketat tata kelola gawai demi keamanan anak di sekolah,“ imbuhnya.
Meski demikian beberapa kebijakan dikeluarkan bagi jurusan tertentu yang memang harus menggunakan HP sebagai media pemelajarannya, namun tetap dalam pengawasan guru MGMP nya.
“Untuk jurusan tertentu seperti DKV, kami berikan kebijakan di jam mapel tersebut, setelah pelajarannya selesai HP dikembalikan lagi ke guru piket,“ tambahnya.
Redaksi mencoba meminta konfirmasi dan penjelasan kepada sejumlah siswa dengan aturan yang diberlakukan disekolahnya tersebut.
“Saya pribadi sih dengan teman teman satu kelas mendukung pak, karena jujur kadang kami selalu tidak focus dan inginnya membuka HP secara sembunyi sembunyi, tapi sekarang kami jadi focus memperhatikan guru “ ujar Dimas Siswa kls XI jurusan DKV.
Usai Pelajaran para guru piket dibantu wali kelas, membagikan Kembali HP para siswa dan memastikan agar tidak ada yang hilang maupun tertukar. (red)












