Komunitas Peduli Lingkungan Hidup akan Hijaukan Masjid se Kota Tasikmalaya dengan Tanam 2.000 Pohon    •     Kpw BI Tasikmalaya dan Pemkab Ciamis Perkuat Ekonomi Syariah dan UMKM Halal lewat  JAZIRAH x CCE 2026    •     Gelar Kelulusan, Kepala Madrasah MTSs Riyadlurohmah Berpesan Jaga Nama Baik Diri, Keluarga dan Almamater    •     Sukses Bangun Citra Tanggung Jawab Sosial, JNE Raih Indonesia CSR Brand Equity Awards 2026    •     OJK Tasikmalaya Ajak Organisasi Kepemudaan Waspadai Judol dan Pinjol Ilegal    •     Berdayakan Peternak Lokal, OJK Tasikmalaya Gulirkan Program BEREHAN    •     Pererat Silaturahmi Alumni SMANDA Angkatan 99 Melalui Reuni Perak +2    •     KPU Kota Tasikmalaya bersama Pemkab Tasikmalaya Sepakati Penggunaan Asset Pemda Tanpa Biaya Sewa    •     Perkuat Organisasi, MPC PP Kota Tasikmalaya Gelar Konsolidasi dengan PAC    •     Aksi Sosial Akbar Lintas Sektor Ciptakan Kebahagian Ribuan Warga Tasikmalaya    •     Penyakit Masyarakat Masih Marak, AMT Nilai Satpol-PP Kota Tasikmalaya Mati Suri    •     Karang Taruna Kabupaten Tasikmalaya Sembelih Sapi Kurban, Wujud Syukur Atas Nikmat Sehat    •     Peringati Hari Kebangkitan Nasional, Kodim 0612/Tasikmalaya Bersama OJK Deklarasi Tolak Judi Online dan Aktivitas Keuangan Ilegal    •     Disnaker Kota Tasikmalaya Dukung Penuh Sertifikasi Kompetensi Memasak Bagi Relawan MBG    •     Buah Konsistensi, Mohamad Feriadi Soeprapto Raih Indonesia Best 50 CEO Awards 2026    •    
Kriminal

Kurang Ajar !! Penjual Miras Nekat Simpan Barangnya di Musholla, Nyaris Diamuk Massa

×

Kurang Ajar !! Penjual Miras Nekat Simpan Barangnya di Musholla, Nyaris Diamuk Massa

Sebarkan artikel ini

Tasikmalaya, desak.id/ | Baru saja para asatid dan ulama di Kota Tasikmalaya mengelar audiensi / pertemuan dengan walikota Tasikmalaya, terkait maraknya kemaksiatan dan peredaran miras yang di gelar di Ponpes Ihya Assunah selasa 10 Juni 2025.

Rabu malam sejumlah laskar ormas islam kembali menemukan ratusan botol miras berbagai merk yang dikemas dalam 22 karton, diketemukan oleh ormas islam beserta pol PP Kota Tasikmalaya dari sebuah kios kecil di bilangan jalan Apipah kota Tasikmalaya.

Kepada petugas, Pemilik kios mengaku tidak mengetahui isi dalam kiosnya tersebut, yang menurutnya hanya di kontrakan kepada seseorang untuk menyimpan barang.

"Saya sendiri tidak tahu pak isinya apa, karena saya hanya sekedar memberikan kontrakan kepada seseorang yang hanya ingin menyimpan barang untuk beberapa hari saja," kilahnya.

Tak menunggu lama, ratusan botol inipun dibawa ke kantor Pol PP Kota Tasikmalaya untuk dilakukan penyitaan.

Setelah menyerahkan kepada pihak APH, ormas islam kembali bergerak, kali ini mereka berhasil menangkap basah penjual miras yang sudah puluhan kali berhubungan dengan ormas dan aparat kepolisian, sebut saja namanya Auf (37) , warga sambong kota Tasikmalaya.

Awalnya Auf dan kawannya mengelak bahwa dia tidak memiliki barang haram ini, namun setelah salah seorang laskar mencoba untuk masuk kedalam sebuah musholla yang penerangan lampunya sengaja dimatikan, disitulah para ikhwan menemukan 5 dus miras, satu dus sudah terjual habis.

Sempat terjadi emosi dari para ikhwan yang tidak rela tempat ibadah umat islam di simpan barang najis, beruntung dapat diredakan oleh ustad Abu Hazmi selaku koordinator lapangan, akhirnya mereka mengakui bahwa barang itu adalah miliknya.

"Ya betul, 4 karton ini milik si Auf, orang ini tak kapok kapok sudah berapa kali berurusan dengan aparat dan pengurus bahkan dia berjanji tidak akan menjual lagi miras, tapi selalu saja dia mengelabui pengurus dan aparat," ujar Ustad Abu.

Akhirnya si Auf dan kawannya pun di giring oleh petugas kepolisian dari Kota Tasikmalaya beserta barang bukti miras, untuk dilakukan penyidikan lebih dalam. (dzm)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *